Wednesday, April 25, 2012

DOOMS DAY #4 The Real Independent Music for Independent People


Dalam rangka mengulang kesuksesan acara-acara sebelumnya yang pernah digelar, DOOMSDAY#1 pada 24 Januari 2009 di Satsikmil Kota Bandung, DOOMSDAY#2 pada 13 Februari 2010 di Yon Armed IV Kota Cimahi, DOOMSDAY#3 pada 22 Mei 2011 di GOR Bale Paminton Kota Garut, tahun ini DOOMS DAY  kembali hadir dengan format yang lebih eksklusif yaitu menyuguhkan konser musik yang memanjakan para penikmat musik Independen dengan mengutamakan kenyamanan menikmati musik. DOOMS DAY merupakan acara musik tahunan yang digagas oleh kawan-kawan dari Suci Berontak Corporation. Semenjak pertama kali acara ini di selenggarakannya, diakui selalu menyedot penonton cukup banyak. DOOMS DAY #4 event yang dikemas secara eksklusif dan layak  dengan dukungan sound system, stage modul, lighting, artist performance, master ceremony, security acess yang semuanya dikonsep untuk memuaskan dan memberikan kenyamanan para penikmat musik independen yang hadir. DOOMSDAY #4 di dukung penuh oleh Brutal Food Mie Ayam Caheum Hellpark , suatu brand yang lahir asli dari komunitas underground. Pada pertunjukan DOOMS DAY #4 ini terlihat antusias para penonton untuk datang dengan terjualnya presale kurang lebih mencapai 3000 lembar tiket dan menurut Tory sebagai ketua pelaksana acara menyampaikan setelah acara usai bahwa total tiket yang terjual kurang lebih sebanyak 6000 lembar dan hampir 7000 orang yang datang. Acara ini selalu menampilkan lineup yang ditunggu oleh para pencinta musik independen di kota Bandung dan banyak juga band-band baru yang berbahaya diperkenalkan diacara ini. Kita bisa menyaksikan band dari berbagai gendre disini seperti MIRROR, SARCOPHAGUST, BABILONIA, ANTAGONIS, COMEDIAN HIDE CLOWN, BEDAH OTAK, PROXIMAGLOTIS, FEARLESS OF DEATH, OPIUM, JARI TENGAH, KILL THE KING, PORNO STAR, BULLDOG BRIGADE, TCUKIMAY, TURBIDITY, OUTRIGHT, PEMBERONTAK, GOODLESS SYMPTOMS, DISTRESS, BLEEDING CORPSE, UNDERGOD, SEDUSA, THE CRUEL, EYEFEELSIX, JERUJI, DAJJAL, dan FORGOTTEN.





stage


Para penonton sudah menunggu pintu gerbang dibuka, cuaca yang panas tidak menyurutkan semangat mereka. Banyak dari mereka sengaja datang meski acara belum dimulai. Dan ketika gerbang pun dibuka, penonton satu persatu mulai masuk dan FORGOTTEN yang saat itu masih diatas stage untuk cek sound pun kaget karena melihat penonton yang pogo didepan stage. “ya sudah kita ga usah tampil ya nanti, kan sekarang udah kalian pogo-in” terdengar suara Addy vokalis dari FORGOTTEN melemparkan candaan kepada penonton yang asik pogo, spontan para penonton pun menjawab “jangaannnn…” terlihat keakraban antara band dan penonton saat itu. Mereka menunjukan antusiasme mereka terhadap band-band yang tampil dan tentu saja terhadap DOOMS DAY #4 ini. Pukul 13.00 acara dimulai dan MIRROR mengawali pertunjukan hari itu dengan sangat ganas dan penonton larut di area moshpit. Raungan sound sebesar 35.000 watt seperti menarik para penonton yang masih diluar untuk lekas masuk ke area acara dan semakin sore semakin banyak orang berdatangan. Lautan manusia berpakaian hitam pun semakin membesar dan memenuhi area acara. Terlihat beberapa kali petugas pemadam kebakaran menyemburkan air ke area moshpit dan semangat penonton semakin menggila.
Kill the King
Sekitar pukul 15.30 terdengar mc menyebutkan KILL THE KING dan terlihat para metalhead senior bergegas melihat band yang perdana tampil itu. Siapakah mereka? Mengapa mereka cukup menyedot perhatian para metalhead senior? Jawabannya ternyata band trash-metal tersebut mempunyai lineup orang-orang lama yang cukup dikenal senior di komunitas metal kota Bandung. Sebut saja Mbie (ex-JERUJI), Gabriel (ex-PURGATORY), Kudung (ex-FORGOTTEN), Fattah (ex-BESIDE) dan Badu (ex-LETDOWN). Giliran kawan-kawan dari komunitas Punk dibuat menggila, setelah PORNOSTAR dan BULLDOG BRIGADE menggempur dengan pertunjukan mereka dilanjutkan rentetan lagu yang menggerinda telinga dari TCUKIMAY. Suara penonton tidak kalah kerasnya ketika mereka sing a long mengikuti teriakan Lucas vocalist dari TCUKIMAY yang selalu terlihat liar dalam setiap pertunjukannya. Area moshpit seakan tidak diberikan kesempatan untuk lengang ketika TURBIDITY mengajak para fansnya larut dalam raungan musik mereka lalu dilanjutkan oleh band Hardcore OUTRIGHT membuat hampir seluruh penonton bergoyang dan larut bersama groovy mereka yang menghentak.




Bleeding Corpse feat Glen 'Bloodgush

Langit meredup, setelah penonton diberi kesempatan untuk mengisi kembali tenaga mereka yang sebelumnya telah terkuras kini giliran PEMBERONTAK yang tampil dan dilanjutkan oleh GODLESS SYMPTOMS yang bergendre trash-hardcore yang mengajak penonton kembali ber-sing a long dengan single mereka yang berjudul “beraksi lewat distorsi” yang diambil dari album kedua mereka “Revolusi Demokrasi” yang baru saja mereka release pada 25 maret 2012 bersama label Die Trying milik Barus sang vocalist seperti album mereka sebelumnya. Dan mereka meng-cover single milik band salah satu Punk lama asal Bandung TURTLE’S JR yang berjudul “Kuya Ngora”. Area moshpit semakin brutal dan penonton yang berada dibarisan terdepanpun tampak terpukau ketika BLEEDING CORPSE memainkan tempo blast-beat dan mereka menggandeng Glenn dari BLOODGUSH pada lagu kedua mereka dan membawakan “Bangkai Para Pendosa” dari album pertama mereka dan juga memainkan beberapa materi baru untuk album mereka selanjutnya. Tiba giliran UNDERGOD yang diawali dengan intro musik khas dari Jawa Barat membuat para Kujang Mangprang fans dari UNDERGOD semakin tidak sabar. Tersebar kabar bahwa Kujang Mangprang dari daerah Bandung Barat dan Bandung Timur mengkordinir untuk datang ke acara ini menggunakan bis besar yang sengaja mereka sewa. Dapat dibayangkan ketika UNDERGOD membawakan lagu-lagu dari album mereka seperti “Raheut Jeung Raheut”, “Kudak-Kadek”, “Ngimpi Modol” dan lainnya terdengar kerasnya teriakan suara penonton bernyanyi bersama. Terlihat juga lingkaran diarea moshpit membesar ketika Kinoy sang vocalist mengajak mereka membuat lingkaran semakin besar.

Undergod
Penonton dibuat tercengang ketika para personil dari SEDUSA tampil dengan riasan wajah ala band-band black-metal dan dilanjutkan oleh THE CRUEL band gesutan The Lord Butche sang vocalist yang berkolaborasi bersama EYEFEELSIX group Hardcore Hiphop sangat membuat penonton takjub mendengar musik death-metal ala THE CRUEL di-mix bersama beat-beat jahat dari turn table yang dimainkan oleh Dj Iwan. Tersisa tiga band yang cukup ditunggu-tunggu penonton, terlihat penonton beristirahat untuk sejenak sambil menanti JERUJI bersiap diatas stage. Dan ya lagi-lagi penonton dibuat menggila ketika JERUJI memainkan single-single terbaik mereka lalu tidak kalah spektakulernya DAJJAL dengan ciri khas vocalistnya yang selalu menggunakan kostum seperti monster mencuri perhatian penonton disetiap pertunjukannya. Sebagai penutup acara, band yang selalu ditunggu-tunggu pun akhirnya mendapatkan gilirannya. FORGOTTEN terpaksa hanya membawakan dua lagu saja karena alasan waktu yang diberikan oleh pengelola Makodim sudah habis. Ternyata jadwal ngaret sampai lima jam, meski demikian panitia berkomitmen bahwa semua lineup harus tetap tampil meskipun harus mengurangi jatah waktu setiap bandnya dan akhirnya pun acara berakhir sesuai rencana pukul 22.00. Tory sang ketua pelaksana beserta panitia menyampaikan bahwa “kendala dari pelaksanaan acara kali ini adalah kurangnya personil acara yang membuat penjagaan kurang maksimal dan tempat pelaksanaan yang baru digunakan untuk acara independen dan kapasitas tempat tidak memadai sehingga membludaknya penonton menyebabkan terjadinya kebocoran penonton di beberapa titik pintu dan kendala teknis mengenai jadwal yang ngaret karena bersamaan dengan adanya acara kunjungan walikota Cimahi dan mantan Gubernur Jakarta Sutiyoso sehingga membuat rundown acara bergeser. Tapi kami bersyukur semua lineup band hari ini semua dapat tampil”. Terimakasih atas saran kritikannya, dan dukungannya, Amin semoga kedepannya jadi pembelajaran dan pengalaman untuk event kami, mudah-mudahan kedepannya event kami semakin menggigit dan [menjadi] ultimatum bagi semua komunitas, yang dapat mewadahi dan semakin didepan hahaha… sekali lagi terima kasih banyak untuk semua pihak yang turut serta men-support acara kami, thanks to all and I love you full hahahaha…”

( Popo, 25 April 2012 )

No comments:

Post a Comment